Strategi Menghadapi SIMAK-UI (Part I: H-14 s.d. H-1)
Oke, di beberapa blog gw nanti, gw akan membahas berbagai strategi mulai dari H-14 sampai dengan setelah SIMAK-UI. Untuk sekarang langsung saja gw berikan berbagai strateginya. Di posting-an ini gw akan mulai dari H-14 atau dua minggu sebelum SIMAK-UI berlangsung sampai dengan H-1 atau satu hari sebelum SIMAK-UI.
Yang harus dilakukan di H-14 s.d. H-11:
1. Pastikan kalian sudah mendaftar secara online untuk SIMAK-UI.
2. Pastikan sudah tidak ada kesalahan dalam pendaftaran dan kalian SUDAH mencetak kartu peserta ujian SIMAK UI.
3. Jangan stress dengan ujian yang tinggal dua minggu lagi, tapi buat sebagai motivasi bahwa kalian harus makin semangat demi mendapatkan cita-cita kalian di UI.
4. Belajar dan belajar, tapi tetap jangan terlalu berlebihan, tetap selingi dengan istirahat yang cukup dan makan makanan yang bervitamin dan mineral.
5. Buat suasana belajar yang menyenangkan dan tinggalkan berbagai “kesenangan sementara”, seperti ngenet, chating, browsing, termasuk Facebook-an, Friendster-an, dsb. untuk sementara waktu (cuma tinggal dua minggu)
6. Belajar kelompok/bersama sangat penting karena saling melengkapi satu sama lain.
7. Giat mengerjakan soal dan kemudian membahasnya dengan guru-guru kalian di bimbingan-bimbingan belajar atau sekolah.
8. Tawarkan diri untuk mengajari teman yang tidak bisa dalam satu atau beberapa mata pelajaran. Jangan pelit. Karena sebenarnya dengan mengajari seseorang maka secara tidak langsung kita menguji diri kita sendiri sudah sejauh mana kita menguasai materi tersebut.
9. Untuk sementara lupakan pelajaran lain yang tidak berhubungan dengan pelajaran-pelajaran yang akan diujikan di SIMAK-UI.
10. Terus kerjakan soal-soal latihan dari buku-buku Bank Soal SPMB/SNMPTN/UMB dan semacamnya yang sekaligus ada kunci jawaban dan pembahasannya.
Yang harus dilakukan di H-10 s.d. H-2:
1. Buatlah jadwal belajar untuk tiap mata pelajaran satu hari. Dimulai dari pelajaran yang paling lemah atau kurang dikuasai. Contoh (dalam kasus ini gw misalkan anak IPS): Kamis, 19 Februari 2009: Matematika. Maka selama satu hari itu benar-benar belajar matematika secara maksimal dan JANGAN sentuh pelajaran lain. Latihan berbagai soal matematika yang kita lemah di dalamnya, tapi tetap jangan terfokus pada “Matematika”, tapi di bagian Matematika mana yang kita tidak bisa, misalnya di bagian Logaritma dan Pertidaksamaan, maka kalian harus lebih fokus untuk latihan di dua materi tersebut, tentunya dengan asumsi bahwa di materi matematika yang lain kalian setidaknya lebih menguasai daripada dua hal tersebut. Kemudian di hari berikutnya lakukan hal yang sama dengan pelajaran yang berbeda, misalnya Sejarah, dan ketika belajar Sejarah JANGAN sentuh pelajaran lain.
2. Jika kalian benar-benar menerapkan hal ini itu berarti untuk anak IPS akan benar-benar belajar total per satu mata pelajaran selama enam hari (sesuai dengan jumlah mata pelajaran yang diujikan), sedangkan untuk anak IPA punya waktu delapan hari untuk mematangkan semuanya. Bagaimana dengan yang memilih IPC? Bagi yang memilih IPC, kalian tidak bisa belajar satu hari satu pelajaran, tapi harus dua pelajaran, yaitu kombinasi IPA dan IPS. Juga, untuk IPC, pastikan kalian belajar keduanya (IPA dan IPS) seimbang, tidak lebih banyak IPA atau IPS, karena kalaupun misalnya kalian berasal dari IPA dan sudah memiliki dasar IPA, jangan meremehkan bahwa kalian akan lebih mudah mengerjakan IPA sehingga kalian memilih untuk lebih banyak belajar IPS. TIDAK! Itu adalah sebuah kesalahan. Buat keduanya seimbang.
3. Di setiap pelajaran yang kalian pelajari, buatlah ringkasannya dengan menulis. Gunakan alat-alat tulis yang berwarna sehingga catatan yang kalian buat selain lebih indah dan menarik, tapi juga otak lebih cepat menangkap apa yang ditulis. Sehingga di sini kita bisa lihat bahwa dengan menulis ulang, meringkas, seperti rumus-rumus penting atau catatan-catatan lainnya, SANGAT membantu untuk mengingat hal-hal tersebut. Bila catatan tersebut lebih dikreasikan sedemikian rupa dengan menarik, maka otak akan lebih cepat mencerna dan menyimpan catatan-catatan tersebut ke dalam memori. Salah satu intinya, buat kegiatan belajar kalian semenarik mungkin, salah satunya dengan memberi warna.
4. Untuk IPS, setelah enam hari berturut-turut belajar satu hari per mata pelajaran, notes/catatan yang telah kalian buat selama enam hari itu JANGAN dibuang. Sebisa mungkin dikumpulkan menjadi satu, dan jadikan itu sebagai “Buku Sakti” kalian, karena segala macam yang penting ada di dalam kertas-kertas catatan tersebut. Maksimal 15 menit sebelum tidur malam, pastikan bahwa kalian MEMBACA catatan kalian itu, dan di pagi harinya bawa catatan itu ke sekolah untuk tetap dibaca-baca di waktu luang.
5. Untuk IPA dan IPC, setelah delapan hari berturut-turut belajar satu hari per mata pelajaran, notes/catatan yang telah kalian buat selama delapan hari itu juga JANGAN dibuang. Langsung kumpulkan menjadi satu, dan jadikan itu sebagai “Buku Sakti” kalian, karena segala macam yang penting ada di dalam kertas-kertas catatan tersebut. Maksimal 15 menit sebelum tidur malam, pastikan bahwa kalian MEMBACA catatan kalian itu, dan di pagi harinya bawa catatan itu ke sekolah untuk tetap dibaca-baca di waktu luang.
6. Selalu berdoa dan terus berdoa. Saling bermaafan antar sesama, dan jangan lagi ada rasa dendam atau penyakit hati lainnya dari diri. Minta doa dari orangtua juga sangat penting.
Yang harus dilakukan di H-1:
1. Selamat! Kalian telah berjuang. Besok adalah SIMAK-UI, kerja keras kalian selama beberapa bulan ini akan dipertaruhkan untuk satu hari ujian menuju bangku Universitas Indonesia. Untuk itu, di hari sebelum SIMAK-UI, buatlah diri kalian senyaman dan setenang mungkin. Jangan bepergian kemanapun. Tetap tinggal di rumah. Jangan terlalu banyak belajar. Kalian harus yakin bahwa kalian telah berusaha dengan belajar dan belajar setiap hari, maka sebelum “pertempuran” dimulai, ada baiknya untuk istirahat sejenak.
2. Refreshing dengan cara yang aman, seperti menonton TV, VCD, DVD, atau acara kesukaan kalian lainnya, baca-baca novel, mendengarkan acara-acara di radio favorit kalian, main game komputer, atau bagi yang punya PS bisa me-refresh dirinya dengan hal-hal tadi, tapi intinya tetap berada di rumah. Namun, tentunya juga dengan kadar yang tidak berlebihan.
3. Perhatikan makanan kalian. Jangan makan-makanan yang terlalu pedas, sekalipun kalian terbiasa makan pedas, tapi siapa yang tau kalu seandainya besok pagi pas SIMAK-UI, perut kalian “bergejolak”, dan itu yang sangat berbahaya.
4. Di malam hari, kembali keluarkan “Buku Sakti” kalian, dan bacalah selama satu jam. Setelah itu segera tidur supaya besok pagi siap dengan SIMAK-UI. Paling tidak pada pukul 21.00 kalian sudah tidur, lebih cepat mungkin lebih bagus, tapi jangan lebih dari jam 9 malam.
5. Di malam hari yang kalian lakukan BUKAN belajar lagi, karena kesempatan belajar kalian sudah habis, yang bisa kalian lakukan adalah me-review dari apa yang ada di catatan kalian, atau jika kalian punya buku-buku ringkasan untuk SMPB, itu juga bisa dibaca, tapi sifatnya hanya untuk mengingat, bukan lagi untuk dipelajari.
6. Sebelum naik ranjang, pastikan kalian sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk perlengkapan besok. Pastikan kalian membawa:
>> alas papan, bukan KTP, kartu pelajar, kartu kredit, kartu ATM, atau kartu lainnya, tapi ALAS PAPAN dan kalau bisa jangan yang terbuat dari kayu, tapi yang terbuat dari plastik atau kaca
>> pensil, alat tempur utama, pastikan pensil kalian 2B dan minimal sediakan 4 batang dan semua harus sudah dalam keadaan teraut dengan tajam, lebih banyak lebih bagus
>> karet penghapus, ini sangat penting, pilih karet penghapus yang bisa menghapus dengan bersih
>> TANDA UJIAN/KARTU PESERTA SIMAK UI, kalau ngga ada benda ini, pupus sudah harapan kalian untuk bisa masuk UI, karena ini sebagai bukti bahwa kalian sudah mendaftar dan yang mengerjakan ujian saat itu bukanlah orang lain/joki
>> pulpen, minimal satu buah, untuk tanda tangan bukti hadir
>> rautan, untuk mengantisipasi kalau keempat pensil itu ternyata ada yang patah atau tumpul, dan cukup satu saja, ngga usah banyak-banyak
>> untuk anak IPA dan IPC, bisa membawa penggaris dan jangka. Untuk apa? Ya, terkadang kalau dalam menyelesaikan soal-soal IPA yang berhubungan dengan ukur-mengukur dan lingkaran, dan kalian ngga dapat jawabannya, kita pun harus berusaha untuk menghitung manual, dan di situ lah penggaris dan jangka sangat dibutuhkan
>> saputangan, bukan tissue, benda ini sangat penting, baik bagi mereka yang emang tangannya selalu berkeringat maupun mereka yang emang ngga pernah berkeringat sama sekali, tapi untuk ujian SIMAK-UI besok, jangan sampi ngga membawa saputangan, karena faktor grogi yang tiba-tiba muncul bisa membuat kalian berkeringat
>> bawa air minum, air bisa menenangkan diri
7. Masukkan segala kelengkapan “bertempur” kalian yang udah gw sebutkan di atas tadi ke dalam tas yang besok akan kalian gunakan beserta “Buku Sakti” andalan kalian.
8. Pastikan kalian juga telah menyiapkan pakaian yang akan kalian pakai besok, untuk sebagian orang terkadang memilih pakaian bukanlah suatu hal yang mudah, dan akibatnya hanya karena memilih pakaian bisa menghabiskan waktu yang sangat berharga. Jadi, sebaiknya siapkan segala sesuatunya untuk besok pagi.
9. Pastikan kalian sudah benar-benar tau di mana besok kalian akan ujian, lokasinya, ruangannya, dan segala macam mengenai tempat ujian, termasuk pengetahuan mengenai apakah daerah tersebut macet apa ngga (selama masih di Jakarta gw rasa ngga ada yang terbebas dari kemacetan).
10. Jangan lupa pasang alarm supaya ngga telat bangun.
11. Pada pukul 21.00 usahakan untuk mengakhiri segala aktivitas komunikasi dan segeralah tidur (dan jangan lupa berdoa sebelum tidur).
Nah, ketika kalian sudah tau strategi-strategi ini, gw harap kalian bisa lebih siap untuk menghadapi SIMAK-UI tanggal 1 Maret nanti. Gw masih ada berbagai strategi lainnya, khususnya strategi di saat SIMAK-UI nantinya, juga beberapa prediksi dan spekulasi gw mengenai SIMAK-UI tahun ini serta gimana caranya melihat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di SIMAK-UI dan kegagalan seperti apa saja yang sangat biasa terjadi di setiap ujian masuk PTN seperti ini. Oke, sekian dari gw, semoga bermanfaat. Gw akan segera mem-post artikel berikutnya yang masih seputar strategi menghadapai SIMAK-UI. Tetap semangat dan yakin pada dari kalian sendiri!
Fauzan Al-Rasyid
Wahh makasih ya kak tips-tipsnya!
Insyaallah gw praktekin hehe.
ah tapi bete banget nih tanggal 23-27 sekolahan malah bikin Try Out UAN mana belajar lagi paginya sebelum Try Out! Jadi bingung gw mau belajar yang mana dulu..
hadeh kak masih berlaku nggak nih tipsnya kak buat yang taun 2010? ngehehe
Ujan… tengkyu yuuupss..
Gw juga ikutan nii… doain ya!! Ngincer fakultas psikologi.. hehehe..
kata Viwi lo bedua sering ktemu y??