Setelah beberapa posting-an blog gw sebelumnya mengenai Zona Kampus dan Pra-Zona Kampus, sekarang gw akan bercerita tentang hari pelaksanaan Zona Kampus 2009 pada hari Jumat, 30 Januari 2009. Oke, seperti yang udah gw ceritakan di posting-an terdahulu bahwa Zona Kampus 2009 ini sempat hampir mengalami ketidaksuksesan, terkait masalah waktu pelaksanaannya yang bentrok dengan Try Out kelas XII yang secara tiba-tiba berubah jadwal. Namun, berkat bantuan dari guru-guru BK yang berhasil meyakinkan kepala sekolah bahwa acara ini sangatlah bermanfaat untuk siswa-siswi SMA Negeri 81 Jakarta, khususnya siswa-siswi kelas XII, sehingga pada akhirnya Zona Kampus 2009 bisa dilaksanakan mulai dari pukul 13.00 – 16.00.
Tanggal 30 Januari 2009, kira-kira pukul 09.00 WIB, gw tiba di sekolah dan ternyata tenda-tenda yang akan jadi tempat stand-stand universitas nantinya udah terpasang dengan baik dan rapi. Beberapa temen-temen gw juga udah dateng untuk siap-siap mendekorasi stand-stand mereka masing-masing. Salah satu properti yang kita butuhkan adalah meja-meja, tapi karena kelas XII lagi pada Try Out, jadi kita belum pada bisa ngambil meja-meja dari kelas-kelas di lantai bawah. Sampai akhirnya kira-kira jam 11.00 kita baru bisa ngambil meja-meja, dan siapa sangka, ternyata walau udah dapet izin dari bapak pimpinan, untuk ngeluarin meja aja masih agak berbelit-belit alias ribet, apalagi masalah sound system dan segala perlengkapan lainnya untuk dipakai pas acara nanti (ya itulah mantan sekolah gw, ngga heran lah).
Kira-kira setengah jam sebelum sholat Jumat, salah seorang guru BK manggil gw ke ruang BK untuk ada sedikit rapat pengarahan dan koordinasi. Ternyata, satu lagi kejutan buat gw dan panitia, bapak pimpinan nyuruh kita untuk mulai acara jam 13.30 setelah sholat Jumat, dan waktu yang diberikan jadi sampe jam 15.30. Nah loh! Udah mau mulai acara, ada aja lagi yang berubah, akhirnya gw lah yang jadi bingung, karena gw udah nyusun jadwal acara lengkap dengan jam dan estimasi waktu tiap presentasi beserta seluruh rangkaian kegiatan di hari itu. Bahkan Mandel yang akan jadi partner gw untuk jadi MC nanti juga udah nyusun materi MC dengan sangat rapi, dan ternyata, wow, tiba-tiba ada hal yang sangat mengejutkan, gw harus muter otak lagi untuk ngubah susunan acara di waktu yang cuma sebentar, dan gw ngga sempet latian nge-MC dengan serius, cuma sekedar aja, minimal gw tau apa yang mesti gw omongin ntar.
Ngga terasa akhirnya tiba waktu sholat Jumat. Setelah sholat Jumat kira-kira 5 menit sebelum jam setengah satu, gw kembali ke ruang BK untuk siap-siap. Siap-siap apa? Hoho, siap-siap berganti kostum, kan mau nge-MC! Haha, ya buat gw, dalam acara-acara tertentu yang mengharuskan gw tampil di depan orang banyak, gw mesti make baju dengan aksesoris-aksesoris yang cukup mecolok dan menarik perhatian, bukan berarti caper atau norak, ngga, toh gw tetap memperhatikan kaidah-kaidah fashion (hadah), keselarasan model, warna, dll., dan emang udah sebagian dari style gw juga, hehe, tapi ngga di setiap acara kok, tergantung acara apa dulu.
Oke, balik ke masalah acara. Udah jam setengah satu dan kayaknya emang acara belum bisa dimulai. Apalagi di awal acara Zona Kampus 2009 ini, gw membuat suatu konsep baru, yaitu parade 11 PTN peserta Zona Kampus. Jadi, ketika MC (gw dan Mandel) membuka acara, ngga ada satu orang alumni pun yang berada di stand universitas mereka. Mereka semua harus berada di depan mushola sekolah membentuk barisan per universitas mereka masing-masing berdasarkan stand universitas yang paling ujung kiri (ITB) sampe yang paling belakang itu stand universitas yang ada di ujung kanan (UNS dan UNSOED). Mungkin gw terinspirasi dari LTUB (Lomba Tata Upacara Bendera) yang biasa diadakan untuk anak-anak kelas X. Hehe. Kenapa gw bikin konsep seperti ini? Hmm… gw mau untuk anak-anak kelas XII angkatan Olympus yang ngeliat parade per universitas ini, mereka jadi semakin semangat, mereka bisa punya kemauan lebih untuk belajar supaya suatu hari nanti, mungkin tahun depan, mereka lah yang akan melanjutkan acara seperti ini, dengan jaket-jaket almamater kebanggaan mereka masing-masing. Berjalan dengan bangga dihadapan adek-adek kelasnya. Berjalan dengan bangga di lapangan SMA-nya dulu, tempat mereka pernah menuntu ilmu dan disambut dengan sorak gembira dan tepuk tangan yang meriah. Dan untuk angkatan gw, Amazon, gw harap dengan parade ini, mereka bisa semakin menumbuhkan rasa kebanggaan mereka terhadap almamater mereka, bahkan kalaupun yang diterima di suatu universitas tersebut hanya sedikit, kayak misalnya temen-temen gw yang di STAN, UNS, UNSOED, UNJ, IPB, tapi di situ lah letak kebanggannya, bahwa ngga semua orang bisa diterima di universitas tersebut. Dan untuk temen-temen Amazon gw yang di UI, pasukan Jaket Kuning, pasukan terbanyak dari Amazon (kalo kata Mandel udah kayak pada bedol desa), dengan parade ini (anak-anak UI parade dengan nyanyi Genderang UI plus bawa bendera Mera Putih) gw harap bisa semakin menambah rasa bangga dan juga kekompakan serta rasa syukur mereka (termasuk gw juga, walau gw ngga ikut parade), bahwa ngga semua orang bisa beruntung mengenakan jaket kebanggaan itu.
Nah, bahkan untuk ngumpulin anak-anak Amazon supaya siap-siap parade aja ngga gampang, ya biasa lah, kalo satu orang ngga bergerak, semua masih tetap aja diem di stand. Sampe akhirnya mereka semua pergi ke depan mushola, dan gw ngga tau itu kapan soalnya gw sama Mandel udah mulai membuka acara. Ya, pengalaman pertama gw menjadi MC. Sebenernya ngga gitu susah, apalagi untuk masalah ngomong di depan orang banyak buat gw udah bukan masalah, ngga ada grogi atau semacamnya (saking keseringan) yang penting gw tau apa yang mau gw omongin, selebihnya ngga masalah, tapi karena itu juga pertama kali jadi MC, hmm… lucu juga sih, hehe, ya bedanya karena gw MC berdua sama Mandel, jadi gw selain harus melakukan kontak dengan penonton, gw juga harus bisa saling kontak sama Mandel, terutama kontak mata, itu penting, ya, gw rasa itu yang perlu dilatih. Mudah-mudahan kalo ntar (ya entah kapan) gw jadi MC lagi dalam suatu acara, gw udah bisa lebih bagus lagi.
Satu hal juga yang ngga akan gw lupa dari pengalaman pertama gw jadi MC ini adalah pas gw salah nyebut singkatan UNS. Gw bilang Universitas Negeri Solo, padahal yang bener Universitas Negeri Sebelas Maret! Hyaaaaaaaaa… ya ampun! Ya, walaupun UNS emang letaknya di Solo, tapi kan singkatannya salah, malah gw ngomong pake microphone pula, dan mike punya gw suaranya lebih keras daripada yang punya Mandel. Haha, yah, mau gimana? Dan gw ngga kepikir buat ngeles waktu itu, agak malu juga sih, haha, tapi ya udah lah, biarin aja, pengalaman, hehe.
Selama acara berlangsung, sebenernya cuma ada satu kendala yang sempet meresahkan, yaitu hujan. Ya, emang kalo lagi ada acara-acara penting, salah satu hal yang ngga diharapkan adalah hujan. Dan pas acara Zona Kampus kemaren, dari pagi emang udah mendung, bahkan sempet gerimis, tapi untungnya pas acara dimulai udah cerah. Nah, ternyata cerahnya cuma sebentar, mulai dari pembukaan sampe parade masih cerah, tapi lama-lama mulai mendung, mendung, mendung, langit makin gelap, dan sampe abis presentasi dari UGM, hujan pun turun! Yah! Gimana? Padahal katanya udah ada pawang hujannya, tapi kok tetep hujan? Sebenernya sih percaya ngga percaya, tapi yang disiapin waktu itu sama Bram, yang jadi pawang hujan si Martinus. Nah, herannya, mulai dari presentasi UNS sampe UI, masih hujan, tapi pas giliran presentasi dari STAN yang terakhir (abis UI) langit langsung cerah, hujan berenti, dan, ternyata yang presentasi dari STAN si Dion sama Martinus. Yah, ngga ngerti deh gw, percaya ngga percaya, haha.
Akhirnya setelah presentasi dari kesebelas PTN selesai, acara selanjutnya adalah anak-anak kelas XII boleh mengunjungi stand-stand universitas. Jadi, selama presentasi dari perwakilan tiap-tiap universitas tadi, anak-anak kelas XII pada duduk di podium dan harus menyimak apa yang dipresentasikan, ngga boleh ke stand-stand dulu. Berbeda dengan dua Zona Kampus sebelumnya yang disediakan satu stand besar di tengah lapangan sebagai tempat duduk untuk anak-anak kelas XII menyaksikan para perwakilan tiap-tiap universitas mempresentasikan universitasnya masing-masing, tapi di saat yang bersamaan juga, mereka (kelas XII) ada juga yang pergi ke stand-stand tanpa memperhatikan yang presentasi, jadi fokus dari acara tersebut pun terpecah. Nah, selain karena faktor dana (ya tahun ini kita sebisa mungkin meminimalisasikan dana yang dikeluarkan) yang agak terbatas sehingga tahun ini kita ngga bikin tenda di tengah lapangan untuk tempat duduk, kita juga membuat konsep baru, jadi kita (MC) atau yang berpresentasi nantinya berada di tengah lapangan, kita membuat panggung baru, seperti model pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS, sedangkan anak-anak kelas XII dapat duduk di podium, lagian kayaknya mereka juga lebih pewe di situ, hehe. Dan hasilnya, ternyata jauh lebih baik dan efisien.
Satu hal yang sangat membuat gw terkesan dari acara Zona Kampus 2009 ini adalah ketika presentasi telah selesai dan gw bersama Mandel mau nutup acara presentasi, anak-anak kelas XII terlihat begitu semangat dan antusias untuk segera menuju stand-stand universitas (udah pada ngga sabar kayaknya), tapi buat gw itu merupakan suatu hal yang sangat luar biasa. Semoga dengan diadakannya acara Zona Kampus 2009 ini bisa membuat mereka (kelas XII) lebih yakin dalam menentukan pilihan-pilihan mereka dan sesuai dengan tema Zona Kampus 2009: Let’s find your way and make it real! Temukan jalanmu dan buatlah menjadi kenyataan. Zona Kampus bukanlah suatu ajang pamer para alumni, tapi lebih dari itu, Zona Kampus merupakan suatu bukti bahwa alumni-alumni SMA Negeri 81 Jakarta tidak lupa dengan sekolahnya. Tempat kami pernah menuntut ilmu, dan dari sekolah itulah kami para alumni bisa diterima di PTN-PTN pilahan kami. Zona Kampus juga merupakan bukti bahwa alumni-alumni tetap peduli dengan adek-adek kelasnya walaupun kami semua sudah berpisah dan menyebar ke seluruh pelosok daerah di negeri ini, tapi karena satu unsur kepedulian dan rasa keinginan kuat bahwa kami pun ingin melihat adek-adek kami yang berasal dari SMA kami dulu bisa seperti kami, diterima di PTN-PTN impiannya, entah di UI, UGM, ITB, UNPAD, ITS, dll., dan karena kami ingin mereka percaya bahwa mereka pun bisa seperti kami.
Semoga kalian bisa menggapai cita-cita kalian tahun ini dengan diterima di universitas dan fakultas/jurusan yang kalian inginkan. Amin. Alhamdulillah, Zona Kampus 2009 telah dilaksanakan dan berakhir dengan sukses! Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini. Teman-teman panitia, semua anak Amazon yang ikut serta, juga guru-guru BK yang udah begitu banyak membantu selama rangkaian kegiatan Zona Kampus 2009, dan ngga lupa pihak sekolah yang udah memberikan izin, dan semua siswa SMA Negeri 81 Jakarta, khususnya angkatan Olympus yang udah begitu antusias dengan acara ini, angkatan Emperor dan Solaris. Juga kepada anak-anak Pengurus OSIS Netradhiira Pattvisekra, gw ucapkan terima kasih, atas bantuannya. Semoga tahun 2010 nanti giliran angkatan Olympus yang membuat Zona Kampus berikutnya, tentunya dengan berbagai inovasi baru yang bisa kalian ciptakan agar Zona Kampus bisa menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Semangat!
